🎰 Khotbah Natal Rukun Keluarga

Menyambut natal Yesus Kristus, 25 Desember 2018, Keluarga Besar Massie-Daniel Langowan, mengadakan ibadah pra natal di Keluarga Sumilat - Saerang, Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur, Senin (3/12/2018). Dalam ibadah ini, rukun Massie pun hanyut dalam suasana natal. Apalagi saat lagu kidung natal bergema. Tampil sebagai pengkhotbah Hamba Tuhan Ronald Sumilat. Dibagian ini termasuk pembacaan Alkitab, khotbah, saat teduh, Pengakuan Iman dan doa syafaat. Lagu yang dinyanyikan dalam ibadah (biasanya setelah khotbah) semestinya mendukung, menguatkan dan menegaskan Firman Tuhan yang diberitakan, bukan dengan tema yang berbeda (mis.: Tema khotbah PENGAMPUNAN, lagunya tentang baiknya persekutuan). MembangunKeluarga ~ Ps.Jeffrey Rachmat (Gembala JPCC) Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." Kejadian2:18 (versi BIS) Lalu TUHAN Allah berkata, "Tidak baik manusia hidup sendirian. Aku akan membuat teman yang cocok untuk membantunya Semuamanusia sebagai makhluk sosial yang normal, menginginkan hidup rukun dan damai. Baik dalam lingkungan keluarga, jemaat, bertetangga, bergaul, bermasyarakat, berorganisasi, bekerja bahkan di mana saja kita berinteraksi dengan sesama. Tidak ada manusia yang sempurna. Tidak ada manusia yang persis sama antara satu dengan yang lainnya. PerayaanNatal Bersama dibuka dengan khotbah yang dibawakan Pendeta Lipius Biniluk yang mengajak umat Kristiani untuk bersukacita menyambut kelahiran sang Juru Selamat di Bulan Desember ini, seperti gembala yang senantiasa bersukacita menyambut kelahiran Tuhan Yesus. "Sebagai anggota keluarga, kita masing-masing mempunyai tanggungjawab Keluargayang Patuh | Renungan 15 Menitan. GKJW Tunglur Wednesday, July 19, 2017. BACAAN. Amsal 11 : 23-31. Kata Amsal yang dipakai dalam judul kitab yang serumpun dikatakan dalam Bahasa Ibrani "masyal". Kata "masyal" itu cukup kabur dalam pengertiannya, dan sangat luas artinya. Namun kata yang sudah terkenal itu menunjukkan bahwa Amsal Malaikat2 : aku baru saja mengunjungi satu keluarga yang paling aku kagumi. Mereka adalah keluarga yang paling rukun. Mereka saling mengasihi. Memang sesekali mereka bertengkar, tapi selalu akhirnya rukun. Mereka bisa mengatasi setiap masalah dengan bijak dan kepala dingin. Masih ada sisa yang setia. Bahagiadalam arti kebutuhan tercukupi, damai, rukun, sukacita - diberkati Tuhan. Lompat ke Konten. Mencari Sesuatu? GPdI GINOSKO. Beranda; Khotbah; Tentang. Tentang Kami; kehidupan keluarga Anda yang baik sekarang ini, bisa rusak oleh karena dosa Anda - tidak taat kepada perintah Tuhan. Perayaan Natal 2019. 4 Petunjuk Untuk KhotbahNatal: Cinta Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan. December 14, 2021. Post View 12,712. 0. Saudara-saudara yang dikasihi Kristus. Pertama-tama kita harus ingat bahwa surat ini ditulis oleh rasul Petrus bagi mereka yang hidup sebagai orang asing di dunia yang tidak ramah. Mereka terluka, sangat tertekan, hidup dalam berbagai-bagai Ibadahdi Tengah Keluarga Ibrani 10:19-39 Oleh: Pdt. Nathanael Channing Kita sangat sering mengadakan waktu-waktu khusus bagi istri atau suami dan anak-anak. Waktu khusus itu bisa dalam bentuk jalan-jalan bersama, makan di luar, atau rekreasi keluarga, baik di dalam kota atau luar kota dan luar negeri. Kita sudah terbiasa menyediakan waktu untuk keluarga. Tentu tujuannya AnakKembar Oleh: Pdt. Nathanael Channing Filipi 2:1-11 Sesuatu yang unik terjadi ketika sebuah keluarga dikaruniai anak kembar. Tentunya dalam pengertian kembar persis, baik dalam hal paras, gaya, tingkah laku, bahkan mungkin juga kemauan mereka. Memang tergantung dari benih awalnya, apakah itu berasal dari satu telur atau dua telur. Tentunya yang bisa menjelaskan lebih rinci Halitu terlihat pada Rukun Keturunan Keluarga Liuw Weroy yang menggelar ibadah Pra Natal di Kediaman Keluarga Warouw-Liuw, Kakaskasen Tomohon Utara, Minggu (8/12/2019) malam. Keluarga yang memiliki 200-an orang terdiri dari anak, cucu, cece hingga cicit ini patut dicontohi. Pasalnya, Ketua dari rukun tersebut adalah penganut Muslim. YiJy2Y. - Merayakan Hari Natal adalah momen yang tepat untuk meresapi makna Natal melalui khotbah. Umumnya, khotbah Natal menceritakan tentang kasih sayang serta perasaan damai dan sukacita. Selain itu, khotbah Natal juga dapat berisikan pengharapan dan pembawa perubahan. Khotbah Natal ini nantinya dijadikan bahan perenungan untuk introspeksi diri sekaligus bekal memperbaiki beberapa contoh kumpulan khotbah Natal 2022 terbaik tentang kasih damai dan pengharapan, singkat bermakna. Khotbah Natal SingkatIlustrasi Natal pixabay/TheoCrazzolaraNatal identik dengan perasaan sukacita. Maka dari itu, khotbah Natal singkat tentang sukacita Natal paling pas dijadikan bahan perenungan. 1. Sukacita NatalDua ribu tahun yang lalu, Tuhan mengirim hadiah yang dibungkus dengan lampin dan terbaring di adalah "hadiah Natal" untuk saya dan saudara Anda tidak akan pernah mengalami yang namanya sukacita Natal, sampai Anda secara pribadi menerima pemberian kado dari ada satu kata yang menggambarkan tentang apa itu Natal, itu adalah kata kecil dari "sukacita".Beberapa dari lagu-lagu pujian favorit kita menyebutkannya "Sukacita bagi dunia, Tuhan telah datang", "Orang-orang Kristen yang baik, bersukacitalah, dengan hati dan jiwa dan suara", "Bergembiralah semua bangsa bangkit, bergabunglah dengan kemenangan langit, dengan bala tentara malaikat yang menyatakan, 'Kristus lahir di Betlehem'."Saya bertanya-tanya berapa banyak dari kita yang merasa gembira pagi ini?Tidaklah sulit untuk merasakan sukacita ketika Anda datang ke gereja dan menyanyikan lagu-lagu indah tidak selalu mudah untuk merasa bahagia. Sukacita dapat menjadi tantangan bagi yang kita lakukan hanyalah berbicara tentang kewajiban hidup "Lakukan ini, jangan lakukan itu".Itu akan membuat Anda menjauhi dari gereja dengan pikiran yang dari masalah kita adalah bahwa kita salah memahami tentang cenderung menghubungkannya dengan kebahagiaan dan berpikir bahwa kebahagiaan tergantung pada keadaan tidak dapat bersenang-senang dengan pergi dari satu pesta ke pesta lain atau dengan panik berlomba di pusat pergi ke mal sepanjang tahun ini adalah cara terbaik untuk menemukan kegembiraan dari mana datangnya sukacita Natal?Dengarkan kata-kata Lukas 28-10 dan lihat apakah Anda dapat menemukan jawabannyaMalaikat itu datang dengan, "Kabar baik tentang sukacita besar yang akan terjadi bagi semua orang".Apakah yang dimaksud dengan, "kabar baik tentang sukacita yang besar?"Ayat 11 memiliki jawabannya, "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud."Jika Anda mencari sukacita Natal, saya sarankan Anda dapat menemukan semua yang Anda butuhkan dalam satu ayat tentang Damai NatalIlustrasi Hari Natal pixabay/VladvictoriaKhotbah tentang damai Natal mengenai kedatangan Yesus, bisa jadi pilihan terbaik untuk pelayanan Firman Tuhan di tempat Yesus Raja DamaiMemasuki tahun 2023, kita harus cross the border all denominasi, banyak yang collapse, yang tidak tergoncang hanya Firman ada kelaparan di bumi akan Firman meulaboh damai Natal tidak bisa dibatalkan karena dari inner bukan dari di kuburan masal mendamaikan meulaboh dengan Tuhan, umat Tuhan menjadi garam bagi bagi kesejahteraan = kelahiran, datang dan pulang jangan dengan hari harus ada misi, mengandung sesuatu, seperti Maria katakan jadilah padaku menurut perkataanmu itu, sekotor apapun Tuhan ingin lahir dari diri 315 cari damai yang tidak bisa dibeli atau barter, tapi lahir dari diri kita, yaitu jika Yesus ada di dalam hidup dalam keadaan sulit adalah suatu korban. Tantangan bagi hamba Tuhan untuk menjadi kabar tempat bencana, ada pintu yang terbuka. Show your love to the people, yang bisa kita lakukan jika ada damai sejahtera dalam diri sejahtera itu adalah the fruit of life dari diri kita. Damai sejahtera itu akan mengendalikan diri kita. I will leave my love in Dur berkata seharusnya Natal dirayakan di seluruh dunia, universal. Terima Christ with cross penderitaan.Ada sebanyak 365x perkataan jangan takut di takut naik pesawat. Di tengah badai semua cari Tuhan. Jika ada takut berarti karena kita masih ada dosa dan 815 takut itu spirit, bondage, Roh itu menjadikan kita anak Allah. Abba menunjukkan kedekatan kita seperti dengan bapak kita. Damai itu ada pengampunan diampuni dan mengampuni, perjumpaan dengan Tuhan ada perubahan. Keramik jatuh = tembikar, kinsugi, seni mengubah yang tidak berguna menjadi berguna. Forgive mean forget. Hidup kita adalah perkenanan. Kesaksian lahir sebagai pemuda yang sakit, pembalap menjadi penggerak doa, karena diubahkan seluruh sel tubuhnya oleh Tuhan. Hidup ini adalah anugerah. Natal kita hendaknya menjadi seperti Kristus. Lahir tertolak dalam kandang domba. Kotor. Seharusnya steril. Hati kita jadi lemah lembut, gentlemen = mau menerima. Ditemukan untuk menemukan yang greatest miracle adalah Allah mau menjadi manusia yang under standar, dihinakan, tidak layak. Dunia tidak butuh pengkhotbah, tapi perlu role jaminan hidup dari Natal TerbaikIlustrasi Hari Raya Natal pixabay/JillWellingtonSalah satu khotbah Natal terbaik dapat ditemukan dalam khotbah yang berjudul Keajaiban Natal yang mengisahkan makna Natal Keajaiban Natal"Waktu kecil kita merindukan Natal, hadiah yang indah dan menawan, namun tak menyadari seorang Bayi t'lah lahir, bawa kes'lamatan 'tuk manusia. Karena kita Dia menderita, karena kita Dia disalibkan, agar dunia yang hilang dis'lamatkan dari hukuman pun berlalu dan kita pun tahu anug'rah yang besar dari Bapa yang relakan Anak-Nya disiksa dan disalibkan, di bukit Kalvari kar'na kasih. Karena kita Dia menderita karena kita Dia disalibkan agar dunia yang hilang dis'lamatkan dari hukuman kekal."Saya suka sekali lirik lagu ini, karena isinya persis seperti yang saya kecil, hal yang saya rindukan adalah menari pada hari Natal dengan pakaian yang menawan dan menerima hadiah dari seluruh membuka kado bersama, membagi-bagikannya dan berfoto bersama. Namun tradisi itu akhirnya sirna setelah Opa dan Oma indah itu masih tetap ada, kehangatan kebersamaan. Ya, kebersamaan keluarga yang penuh makna Natal sesungguhnya jauh lebih indah dari bukanlah sekadar berbagi hadiah, memakai baju baru dan menyanyikan lagu "Malam Kudus" sambil memegang sebuah karya besar telah terjadi. Allah memilih untuk menjadi itu sebuah pilihan yang tidak mudah?Dari tempat-Nya yang maha tinggi, Dia menjadi manusia biasa yang sederhana, yang lahir di kandang dan dibesarkan oleh seorang tukang Natal terletak pada Allah yang mau menjadi manusia dan menjadi sama dengan kita sehingga merasakan sakit, susah, sedih, marah, dan perasaan lain yang kita juga pernah Natal terletak juga pada kita yang percaya bahwa Allah kita yang besar itu menjadi memercayai hal ini, diperlukan kuasa Roh Kudus yang sangat besar sehingga kita bukan saja percaya pada berita itu, melainkan juga bergantung dan menyerahkan diri Natal bisa juga terletak pada kuasa Roh Kudus yang mendorong kita menceritakan kisah ajaib itu kepada dunia, sehingga orang-orang mendengar dan percaya minggu-minggu Adven ini, kita juga merayakan Keajaiban Allah dalam tema besar KEAJAIBAN NATAL, diawali dengan Keajaiban Pengampunan-Nya Adven 1.Melalui pengampunan Kristus yang mengampuni kita dan masa lalu kita yang gelap, Roh Kudus memberi kemampuan kepada kita untuk melakukan kehendak Tuhan dan mengikuti saat kita dapat melakukan kehendak Tuhan yang berbeda dengan pikiran dan perasaan kita, itulah Keajaiban Tuhan di dalam diri juga bisa kita alami saat kita melihat orang yang membutuhkan pertolongan di sekitar kita dan menolongnya, sama seperti Kristus menolong kita yang lemah dan tak berdaya Belas Kasihan Allah Adven 2 bukan hanya terjadi 2000 tahun yang lalu. Kini dan di sini kita juga bisa mengalami belas kasihan Allah buat di Adven 3 adalah Keajaiban Pertobatan Adven 3.Pertobatan adalah sebuah pengalaman untuk berubah secara radikal. Hanya karena Kristus yang mati di kayu salib, kita dapat bertobat, berubah 180 derajat dari berdosa menjadi hidup kudus; dari mementingkan diri sendiri, bisa melayani Tuhan dan sesama; dari hidup mengikuti nafsu dunia, menjadi dikontrol di bawah terang dan kuasa simbol salib kayu dibagikan di dalam ibadah Adven 3 ini agar setiap kali warga jemaat berdoa, ia dapat menggenggam salib ini dan mengingat bagaimana kuasa Kristus memberi kemampuan kepadanya untuk lain di Adven 4 adalah Keajaiban Persahabatan Adven 4.Persahabatan Elisabet dan Maria—ibu Yesus—merupakan sebuah bayi di kandungan Elisabet melonjak kegirangan ketika bertemu dengan Bayi Yesus di rahim yang saling memberkati juga dapat kita alami jika kita mengizinkan Kristus menjadi Tuhan dari persahabatan malam Natal, kita akan menikmati bagaimana di tengah kegelapan malam, Allah sendiri memberi KEAJAIBAN MALAM Malam Natal sehingga bukan saja para gembala yang takjub, melainkan juga banyak orang yang sampai hari ini takjub pada tangan Allah yang bekerja pada masa-masa gelap akhirnya kita benar-benar merasakan bahwa kehadiran Sang Bayi adalah KEAJAIBAN NATAL bagi Natal Allah yang datang ke dunia menjadi daging buat semua orang tanpa kecuali, dan mengajak setiap kita untuk menerima serta mengasihi mereka yang berbeda dari demikian kita makin hari makin serupa dengan Kristus dengan meneladani AJAIBNYA YESUS selamat menyambut Natal dan Tahun Baru bagi Saudara-saudara yang telah menikmati Keajaiban Tuhan selama ini, dan selamat menjadi KEAJAIBAN TERANG bagi DUNIA Malam Tahun Baru dan menyambut Tahun Baru dengan KEAJAIBAN KEMULIAANNYA Tahun Baru.Semoga saat mengakhiri peringatan Natal ini, kita terus melanjutkan hidup dengan menjadi keajaiban bagi dunia. Tuhan memberkati!Khotbah Natal Pembawa PerubahanIlustrasi khotbah Natal pixabay/pasja1000Memaknai Natal dengan mendengarkan khotbah Natal pembawa perubahan, dapat memotivasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih Transformasi Hidup Seorang KristenNatal dipahami sebagai lahirnya Sang Juru Selamat, Tuhan Yesus Kristus di bumi sebagai penggenapan janji Tuhan akan Natal, Tuhan memastikan penggenapan janji-Nya membebaskan umat-Nya dari dosa sebagaimana di dalam Matius 121 "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."Dalam hal inilah Tuhan Yesus menyatakan diri sebagai Pembaharu Sejati dan prinsip serupa juga dituliskan kembali di dalam Kisah Para Rasul 4 12 "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."Natal sebagai pembawa transformasi juga memastikan bahwa pembaruan "manusia berdosa" hanya dapat dilakukan dan terjadi karena Tuhan satu-satunya yang berkarya di keselamatan itu pun hasil pemberian Tuhan sebagaimana di dalam Efesus 28 "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah."Karya Tuhan dalam transformasi hidup manusia yang percaya kepada Tuhan dinyatakan dengan memberikan Anak Tunggal-Nya Yoh. 3 16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. agar ada pembaruan pada umat-Nya yang tadinya menuju kebinasanaan tetapi berubah menuju keselamatan karya Tuhan itu karena satu hal yaitu, Tuhan memberikan Firman Yang Hidup itu menjadi "Manusia Sejati" yang membawa pembaruan sejati melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus Yoh. 11-3, 14, 29; Mat. 122.Sangatlah mustahil seorang manusia biasa membawa pembaruan di dunia yang sangat luas ini dalam relasinya dengan sangat mustahil juga seorang manusia dapat mentransformasi dirinya tanpa Tuhan yang berkarya di ini sangat kompleks, rumit, dan pelik dengan berbagai kondisi yang sangat ada yang menuliskan, dunia terlampau kacau untuk ditangani oleh kekuatan sebesar semuanya pasti berakhir di dalam Sang Putra Natal, Pendamai sejati Yohanes 146; Yesaya 3217.Kehadiran Tuhan Yesus dengan memanggil orang berdosa Mat. 913 meneguhkan jaminan dari Tuhan bahwa penyertaan-Nya akan meneguhkan pembaruan sejati berkesinambungan yang menyentuh manusia dan segala bidang kehidupan Matius 123.Artinya Natal mengajak setiap manusia yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai agen perubahan dalam menyatakan kehendak Tuhan di dalam dunia dan perubahan itu harus diawali pada diri memahami secara singkat bahwa Natal membawa transformasi hidup, baik yang bersifat radikal seketika maupun progresif bertahap, yang diperlukan untuk memampukan manusia yang telah jatuh ke dalam dosa untuk dapat kembali melakukan hal yang benar menurut pandangan demikian selama hidup di dunia ini maka seorang Kristen harus menunjukkan perubahan yang mendasar sebagaimana di dalam Roma 12 Roma 122 terdapat kata "berubahlah" yang dipakai oleh Rasul Paulus yaitu kata metamorphoo yang berarti perubahan rupa atau yang harus dilakukan seorang Kristen yaitu, 'Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.'Jika Natal tahun ini dimaknai sebagai sebuah transformasi hidup, prinsip itu sudah dilaksanakan Tuhan Yesus ribuan tahun yang Yesus mentransformasi umat-Nya agar memperoleh hidup, sebab hanya di dalam Kristus ada kehidupan sebab Dia sendiri adalah hidup itu. Natal tentang PengharapanIlustrasi Natal pixabay/jrydertrAgar suasana Natal makin khidmat, kamu bisa memberikan khotbah Natal terbaik tentang pengharapan yang penuh makna dan menyentuh Jadilah Anak-anak TerangKemarin tanggal 25 Desember merupakan perayaan Natal Yesus Kristus yang kita amini sebagai Tuhan dan Juruselamat hari ini sebagai hari kedua perayaan masa Natal yang dirayakan oleh seluruh orang percaya di seluruh Natal yang kita lakukan, tentu bukan hanya berarti seremonial atau perayaan apalagi hanya pesta saja, tetapi harus memperkuat komitmen kita untuk hidup sesuai kehendak melalui pembacaan ini, kita mendapatkan pesan hal-hal penting untuk kita waspadai, sadari dan tindak lanjuti dalam hidup, kerja dan karya kita kita hidup dalam waktu yang terus bergulir untuk sampai pada masa kesudahannya. Itu berarti kita hidup di dalam dunia ini hanya ini terlihat dari apa yang dikatakan Paulus, bahwa jemaat Tesalonika telah tahu tentang zaman dan masa itu, sehingga tidak perlu dituliskan pada Tuhan yang telah mereka tahu itu, dipahami akan datang seperti pencuri. Oleh sebab itu, mereka harus waspada tentang hal boleh terpengaruh dengan perkataan orang yang mengatakan semuanya damai dan akan ditimpa kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin dan mereka pasti tidak akan hari Tuhan yang bisa datang dengan tiba-tiba seperti pencuri, mereka harus hidup sebagai anak-anak terang dan bukan hidup dalam orang Kristen yang berada di zaman post modern ini, kewaspadaan diri terhadap berbagai tantangan, masalah termasuk godaan zaman, harus menjadi gaya hidup lupa bahwa kita hidup dalam dunia ini hanya suatu saat ketika Tuhan datang kembali, kita akan mempertanggung jawabkan apa yang telah kita dengan segala kemegahannya hanya bersifat semu dan akan dunia seperti rumah, kebun, mobil dan semua yang bersifat bendawi akan kita ingin lenyap bersama dunia ini? tentu saja sebab itu mari kita berjaga-jaga menjelang kedatangan Tuhan kembali ke dalam dunia seperti peringatan Yesus dalam Matius 2442; 25 Yun. –gregoreo- berarti "tetap sadar dan waspada". Artinya bersiap secara rohani supaya luput dari murka pada hari dari bagian Alkitab ini kita diajak untuk memahami pentingnya kesadaran bahwa orang percaya adalah anak-anak terang dan anak-anak jati diri orang percaya. Jati diri gereja Tuhan. Berbeda dengan orang-orang malam atau orang-orang dengan tegas mengatakan, "kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan."Dalam Alkitab, terang melukiskan Allah atau Firman Allah Yoh. 1 3-4; 1 pengikut Yesus disebut anak-anak demikian, menjadi anak-anak terang berarti hidup sesuai kehendak Tuhan yang berbeda dengan orang yang hidup dalam kegelapan yang secara rohani dan moral hidup tidak percaya kepada Tuhan sehingga melakukan apa yang jahat di mata demikian mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah anak-anak terang dan bukan anak-anak hanya berbicara tentang keadaan tidak mabuk seperti yang biasa dilakukan anak-anak kegelapan pada malam hari, melainkan lebih banyak tentang mendisiplinkan seluruh kehidupan kita secara ketat supaya tidak melakukan apa yang disebut mabuk-mabukan, perjudian, pergaulan bebas, narkoba, pencurian, penganiayaan, perusakan alam, perilaku tidak adil, dan tindakan kriminal kita sekarang adalah, apakah kita hanya sibuk membenahi jati diri kita sebagai anak-anak terang tanpa peduli kepada mereka yang hidup dalam kegelapan?Kalau hanya ini yang kita lakukan, maka kita akan menjadi pribadi atau gereja yang eksklusif bersifat mengurus diri sendiri, terpisah dan tidak peduli dengan realita kehidupan orang lain.Oleh sebab itu, sebagai anak-anak terang, kita harus menjadi terang dan mau menerangi orang lain yang hidup dalam dan malam menunjuk pada tempat-tempat di mana ada sakit dan penderitaan atau kebodohan dan mereka yang tidak melakukan kehendak diumpamakan sebagai lilin yang menerangi, berarti kita siap berkorban – waktu, tenaga, uang, perasaan bahkan diri – supaya orang lain yang hidup dalam kegelapan mendapatkan keselamatan, sebagaimana makna kedatangan Kristus dalam dunia ini supaya kita kumpulan khotbah Natal singkat terbaik tentang kedamaian, sukacita, pengharapan, dan pembawa perubahan. Selamat Natal 2022!Artikel Menarik Lainnya 7 Inspirasi Model Baju Natal Wanita yang Bagus, Terbaru 2022! 10 Hiasan Dekorasi Pohon Natal Terbaru 2022, Unik dan Kreatif! 12 Kumpulan Lagu Natal Terbaru dan Terbaik Sepanjang Masa Sebagai orang Kristen, sepanjang hidup kita tentu sudah berkali – kali kita merayakan Natal. Tahun ini bisa jadi kita sudah menghadiri lebih dari satu kali perayaan Natal. Paling tidak menerima undangannya, jika tidak bisa menghadiri semua undangan itu. Apa yang Saudara dapatkan dalam perayaan Natal itu? Renungan natal? Hadiah atau doorprize? Makanan dan minuman? Pertunjukan drama dan nyanyian yang bagus? Dalam peristiwa Natal kita merayakan perjumpaan Allah dan manusia. Setiap orang yang sudah berjumpa dengan Allah akan menyatakan dampak perjumpaan itu dalam hidup bersama sebagai keluarga Allah. Yesus lahir di tengah kehidupan sebuah Keluarga Yusuf dan Maria. Dalam kisah kelahiran Yesus ada keluarga - keluarga yang bersukacita karena berjumpa dengan Allah Zakharia dan Elisabeth, Keluarga para Gembala, Keluarga Para Majus. Kita semua ada ditengah kehidupan sebuah keluarga. Sementara itu keluarga kita berada bersama keluarga-keluarga lainnya dalam sebuah keluarga besar umat manusia. Keluarga besar umat manusia mendiami bumi yang menjadi rumah kita bersama. Di bumi yang satu ini, kita ditempatkan oleh Tuhan bersama seluruh ciptaan lainnya. Di situlah kita hidup bersama sebagai keluarga Allah. Kitab Kejadian 916 yang kita jadikan pijakan renungan mengatakan “Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi”. Ayat ini menyatakan bahwa Allah membarui perjanjian-Nya, perjanjian keselamatan dengan seluruh ciptaan-Nya. Kita ingat kisah tentang Nuh dalam Kejadian Pasal 6- 9. Ketika Tuhan melihat kejahatan manusia itu besar di bumi maka Tuhan memberi penghukuman dengan Air Bah. Dan sesudah penghukuman air bah itu maka Tuhan membaharui lagi perjanjian Kasih karunia dengan manusia yaitu Nuh dan dengan segala makhluk yang hidup 9,10. Isi perjanjian adalah bahwa Allah berjanji untuk tidak mendatangkan lagi air bah ayat 11. Janji itu ditandakan dengan pelangi/"busur" ayat 12. Sebuah Busur kita ketahui dilengkapi dengan tali dan anak panah maka itu akan menjadi sejata perang. Tapi busur Allah ini bukan senjata Perang. Busur Allah adalah Pelangi yang menjadi tanda kasih Allah dan menjadi lambang pengharapan manusia. Ini mengandung pengertian bahwa Allah meletakkan senjataNya seraya mengumumkan damai. Pelangi melengkung di awan untuk menunjukan kasih pemeliharaan Sang Pencipta yang melingkupi melengkung seluruh ciptaan. Apa kaitan peristiwa Natal dengan Pelangi? Di dalam Kitab Wahyu, Yesus Putera Natal digambarkan bagaikan pelangi yang melingkupi takhta. Dalam Ilmu Alam, pelangi adalah pembiasan cahaya Matahari yang terjadi sesudah hujan lalu menimbulkan spektrum warna warni “mejikuhibiu’ yang indah merah jingga kuning hijau biru ungu. Yesus adalah matahari kehidupan yang menyelamatkan kita yang menyertai hidup kita yang penuh warna. Peristiwa Natal menjadi pembaharuan perjanjian Allah dengan seluruh manusia. Natal menjadi sebuah kesempatan lagi dari Allah di mana Anak Allah menjadi manusia supaya manusia menjadi anak-anak Allah. Natal mengingatkan kita kembali untuk hidup sebagai keluarga Allah,’ yang dituntun oleh pelangi kasih-Nya yang meneguhkan iman dan menguatkan harapan. Kita semua adalah satu keluarga. Sebagai anggota keluarga, kita masing-masing mempunyai tanggungjawab untuk menjadikan hidup bersama di bumi ini semakin baik. Kita bertanggungjawab mewujudkan keluarga Allah yang damai, rukun, adil dan saling menerima dalam keberagaman. Jadi kita diingatkan untuk bijaksana dalam menyikapi bentuk-bentuk gangguan sosial yang dapat mengancam persaudaraan, perdamaian, di bumi yang adalah rumah kita bersama. Jadi pada perayaan Natal ini, apa yang seharusnya kita perbuat? Bersukacita? Tentu! Namun bagaimana wujud nyata bersukacita itu? Apakah sekadar berkumpul, makan, menyanyi, dan beribadah bersama? Apakah cukup dengan perayaan-perayaan yang menghabiskan sedemikian banyak dana dan tenaga? Ada hal yang tidak boleh kita lalaikan yang menjadi inti perayaan Natal bagi kita sebagai Anggota keluarga Allah, Kita berharga di mata Allah. Mari kita rayakan Natal dengan cara-cara yang menunjukan bahwa kita ini berharga jadi bukan dengan pesta pora mabuk-mabukan dan lain-lain. Ketika kita punya persoalan. Ingatlah bahwa pelangi akan muncul saat awan dalam keadaan sangat basah, dan kembali lagi setelah hujan turun. Jadi di tengah badai kehidupan kita tidak perlu takut sebab ada pelangi sesudah hujan dan badai. Semakin tebal awan itu, akan semakin cerah busur di awan itu. Maka semakin berlimpah-limpah kesengsaraan menghantam, akan semakin berlimpah-limpah pula penghiburan yang membangkitkan semangat. Jika kita berharga di hadapan Allah, itu berarti orang lain juga sama berharganya. Jangan sampai yang kita lakukan adalah sebaliknya. Kita bersukacita karena dipandang berharga oleh Allah, lalu malah bertindak buruk kepada orang lain seakan-akan mereka tidak berharga. Jadi bijaksana dalam menyikapi bentuk-bentuk gangguan sosial yang dapat mengancam persaudaraan, perdamaian, di bumi yang adalah rumah kita bersama. Mari kita lakukan hal ini sebagai wujud sukacita kita atas keselamatan yang telah Tuhan anugerahkan. Selamat Natal. Tuhan memberkati. Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 6 April 2020 Baca Matius 1815-20 "Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga." Matius 1819 Semua orang pasti menginginkan sebuah keluarga yang rukun dan dipenuhi damai sejahtera. Keluarga rukun adalah apabila hubungan suami-isteri harmonis, hubungan antara orangtua dan anak-anak begitu dekat dan kompak.... Bila keluarga rukun, rumah akan menjadi tempat paling nyaman di dunia. Daud mengungkapkan suatu kebenaran bahwa rumah tangga atau keluarga yang hidup dalam kerukunan akan menjadi tujuan Tuhan mencurahkan berkat-berkat-Nya "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! ...Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya." Mazmur 1331, 3. Rumah tangga atau keluarga yang rukun tidak tercipta dengan sendirinya, tapi perlu diusahakan, dipupuk dan dibina dari hari ke sehari. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk membangun kerukunan dalam sebuah keluarga 1. Sediakan waktu bersama. Membangun mezbah keluarga atau melakukan saat teduh bersama adalah momen terbaik. Saat kita membangun mezbah doa dalam keluarga, Tuhan pasti hadir melawat kita "Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Matius 1820. Kita juga dapat menyediakan waktu bersama dengan keluarga untuk kegiatan-kegiatan tertentu, semisal makan bersama di luar pada waktu weekend atau pergi piknik ke tempat wisata. Ketika keluarga hidup rukun dan kompak, ikatan emosi antar anggota keluarga akan semakin kuat. 2. Praktekkan kasih. Keluarga adalah gereja terkecil, tempat awal kita mempraktekkan kasih. Kasih dapat dinyatakan dengan saling peduli, memperhatikan, menghargai, menghormati dan menolong. "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka." Matius 712a. Jika kita mau dikasihi kita pun harus belajar mengasihi; kalau kita tidak mau disepelekan, kita pun tidak boleh menyepelekan orang lain, oleh karena itu "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." Galatia 62. "...rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan." Matius 1225, berkat Tuhan pun akan menjauh.

khotbah natal rukun keluarga